Blogroll

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 26 April 2012

Disk Partition (Part II)

What is Partition Disk (Disk Partition) ?

Partisi disk sebuah komputer dianggap sebagai divisi atau bagian dari real hard drive (Hard drive nyata). Partisi ini berfungsi untuk mendefinisikan hard drive (Hard disk) anda.  Pada Disk partition terdapat  type  partisi dan nama partisi. nama partisi berfungsi sebagai pengenal dari  partisi yang ada dan type partisi baerfungsi sebagai jenis dari partisi yang ada. Untuk nama partisi filenya pada unix terdapat pada /dev/sd (SCSI device) sedangkan untuk ATA device terdapat pada /dev/hd.

Jenis - Jenis Partisi Pada Hard Disk
Ada beberapa jenis - jenis partisi pada hard disk diantaranya yaitu:

Partisi Primary : Partisi ini merupakan partisi yang diperlukan untuk membuat boot pada sistem operasi meskipun aplikasi dan data penguna lainnya dapat di simpan pada partisi ini. Anda juga dapat memiliki Partisi Primary tanpa sistem operasi didalamnya, jenis partisi ini bisa sampai digunakan maksimum empat partisi primer di sebuah hard disk tunggal walaupun hanya terdapat sebuah diantaranya yang dapat dijadikan aktif pada sistem operasi

Active Boot Partition : Partisi ini merupakan partisi primary yang sistem operasi yang terpasang didalamnya. Hal ini digunakan untuk booting di komputer anda. jika anda memiliki sebuah partisi primer, partisi itu dianggap sebagai partisi yang aktif, hal ini sangat berbeda jika anda meiliki lebih dari satu partisi primer hanya satu dari beberapa partisi tersebut yang dapat dijadikan sebagai aktif.

Extended Partition : Partisi ini merupakan partisi primery yang telah dibagi menjadi partisi logical


Partition Recovery : Partisi ini berfungsi memungkinkan anda untuk memulihkan partisi yang secara sengaja hilang ataupun telah dihapus

Partion logical : Partisi logical merupakan Partisi yang menjadi bagian dari extended dimana apabila kita ingin membuat file system di dalam extended harus memiliki partisi logical minimal satu.

Swap Partition : Partisi ini merupakan bagian dari hard drive yang pada linux digunakan sebagai virtual memory ketika kehabisan memori fisik, hal ini mirip dengan Swap pada windows tetapi pada windows hanya mengunakan sebuah file sedangkan pada linux mengunakan hard drive (partisi) sebagai gantinya.
Untuk ukuran pada partisi ini (Swap) harus dua kali ukuran jumlah memory, Misalnya anda memliki memory 512 MB jadi untuk alokasikan pada partisi Swap yaitu minimal 1024MB   

Ada beberapa hal yang harus diwaspadai dalam membuat partisi hard disk
  1. Gunakan Extended apabila anda ingin membuat partisi lebih dari 4. Untuk membuat partisi lebih dari 4 maka 3 partisi bisa berupa primary dan yang ke 4 adalah partisi extended. Baru partisi yang selanjutnya dibuat di dalam extended.
  2. Taruh Extended di paling belakang. Menaruh primary partition di belakang extended akan menyebabkan salah pembacaan pada OS terutama pada Linux
  3. Akan lebih bijak kalau anda hanya membuat satu partisi primary dan sisanya diisi oleh extended. Sehingga akan lebih mudah dalam perombakan partisi di kemudian hari
  4. Pada OS Linux disarankan anda membuat partisi secara berurutan dalam hal cylindernya. Karena apabila tidak berurutan cylindernya misal anda mengubah partisi di tengah-tengah maka partisi akan salah penamaannya, dan bisa saja system anda bisa tidak bekerja dengan baik
  5. Pada linux partisi primer dan extended akan memiliki penamaan /dev/hda1  sampai /dev/hda4 sedangkan untuk logical akan memiliki penamaan /dev/hda5 ke atas



Linux Device Naming
Linux device naming merupakan penamaan partisi, pada penamaan device di linux menyediakan informasi yang dapat membantu anda memahami pola penamaan perangkat di linux. File device ini terletak pada /dev/sda (SCSI,SATA) device sedangkan untuk ATA device terletak pada /dev/hd. File device ini digunakan oleh driver kernel untuk mengontrol perangkat 

Untuk Penamaan partisi pada linux perhatikan pembahasan berikut:
  • Master IDE pertama dinamakan hda untuk selanjutnya hdb dst
  • SCSI,SATA,USB dinamakan sd
  • Setiap Partisi Primari bernomorkan 1 sampai dengan 4
  • Setiap Partisi logical bernomorkan 5 keatas (678...)
Device Naming
Ata IDE Device Name

Semua drive anda pada sistem Ata terletak pada /dev/hd, Untuk Master hdd pada kontrolernya yaitu /dev/hda dan bawaannya yaitu /dev/hdb untuk dua buah controler untuk seterusnya terletak di /dev/hdc, /dev/hdd, /dev/hde ini tergantung beberapa partisi yang digunakan

Dibawah ini Tabel IDE device Naming
Controler
Conection
Device Name
ide0
master /dev/hda
slave /dev/hdb
ide1
master /dev/hdc
slave /dev/hdd


Scsi IDE device name

Scsi drive Untuk penamaannya mengikuti drive yang sama dengan ata IDE device hanya saja untuk SCSI device terletak pada /dev/sd, ketika anda kehabisan huruf (setelah /dev/sdz) maka SCSI drive akan melanjutkannya menjadi /dev/sdaa, /dev/sdab dan seterusnya. Untuk lebih jelas perhatikan tabel SCSI device naming dibawah ini


Dibawah ini Tabel SCSI device Naming

Device
Scsi id
Device name
disk 0 0 /dev/sda
disk 1 1 /dev/hdb
raid controller 0 5 /dev/hdc
raid controller 1 6 /dev/hdd

Bagaimana cara melihat partisi anda
Untuk melihat partisi anda anda dapat gunakan perintah fdisk -l
Anda dapat melihat berapa banyak partisi yang anda gunakan pada partisi sda, maka anda gunakan perintah ls -l /dev/sd* (SCSI,SATA device) untuk ATA device anda dapat gunakan ls -l /dev/hd* seperti pada gambar dibawah ini

  • hairul@pc-17-desktop:ls -l /dev/sd*


 Whatis fdisk?
Pada distribusi linux fdisk merupakan command terbaik dalam mengelolah partisi disk, fdisk merupakan utilitas berbasis teks, Jika anda ingin mengunakan perintah fdisk anda dapat membuat partisi baru, menghapus partisi yang ada,atau dapat mengubah partisi yang ada, jika anda mengunakan perintah fdisk anda hanya dapat membuat 4 partisi primer sementara untuk partisi logis anda dapat membuatnya sesuai dengan ukuran disk yang anda miliki. Perlu diingat bahwa setiap partisi primery memiliki ukuran minimal 40MB

Peringatan !!!
Berhati - hatilah jika anda mengunakan perintah ini karena akan membuat anda kehilangan data anda karena perintah ini akan menghapus partisi, membuat partisi, dan mengubah ukuran partisi

Bagaimana Melihat Semua Partisi Disk Anda?
Anda dapat melihat semua partisi anda dengan mengunakan perintah  fdisk -l (root) jika anda berada pada user biasa maka anda gunakan sudo. seperti pada gambar dibawah ini.
  • hairul@pc-17-desktop: sudo fdisk -l

The procs File system
Procs merupakan file sistem khusus di sistem operasi unix dan variannya, Perintah ini menyajikan informasi tentang proses dan sistem informasi lainnya. untuk informasi mengenai partisi anda pada linux file nya terletak pada /proc/partition, Pada file /proc/partition berisi informasi mengenai partisi, blok alokasi, dan nama device. informasi pada file ini dapat anda tampilkan dengan  mengunakan perintah cat.  Seperti pada gambar berikut ini:
  • hairul@pc-17-desktop:cat /proc/partition
major : major merupakan jumlah terbesar dari perangkat sebuah partisi
minor : minor merupakan jumlah terkecil dari perangkat sebuah partisi
Block : Daftar jumlah block pada disk fisik yang terkandung dalam sebuah partisi
Name : Nama dari sebuah partisi

note: Dibawah ini major number untuk perangkat SCSI dan IDE
SCSI : (/dev/sd?) Jumlah major adalah 8
IDE   : (dev/hd?) Jumlah major adalah 3

What is Major and Minor Number ?
Salah satu fitur dasar dari kernel yaitu mengenai penangan perangkat. Pada unix semua perangkat hardware terlihat seperti file biasa. Setiap perangkat disistem direpresentasikan oleh sebuah file. untuk perangkat blok (disk) dan karakter, file file perangkat ini diletakan pada perintah mknod dan pada file tersebut menjelaskan mengenai pengunaan Major dan Minor Number.
Untuk mengakses sebuah perangkat, Sistem operasi memberitahu apa yang harus dilakukan dengan jelas, mengenai cara dimana kernel mengakses hard disk akan berbeda dengan cara ia mengakses terminal  
 Pada kernel perlu diberitahu cara mengakses perangkat. Tidak hanya kernel perlu diberitahu apa jenis perangkat yang sedang diakses tetapi juga informasi khusus, seperti nomor partisi jika sebuah hard disk atau apakah itu floppy, misalnya. Hal ini dilakukan oleh major dan minor number pada perangkat tersebut.
Semua perangkat dikontrol oleh driver, perangkat yang sama memiliki nomor device besar yang umum (major). Jumlah perangkat kecil (minor) yang digunakan untuk membedakan antara perangkat yang berbeda dan sebagai pengontrol dari perangkat tersebut.


Bagaimana cara membuat partisi dengan fdisk
Sebelum membuat partisi dengan mengunakan fdisk terlebih dahulu anda harus mengetahui device name partisi anda, untuk mengetahui device name partisi anda maka gunakan perintah fdisk -l. seperti pada gambar berikut ini:
  • hairul@pc-17-desktop: sudo fdisk -l
Pengunaan fdisk
fdisk (device name) as root jika bukan root sudo fdisk (device name)
Setelah kita telah melihat informasi mengenai device name yang digunakan pada komputer, selanjutnya kita gunakan perintah fdisk (device name). Pada tampilan perintah sudo fdisk -l seperti diatas disini terlihat bahwa device name dari partisi saya yaitu /dev/sda jadi untuk membuat partisi baru dengan mengunakan perintah fdisk maka gunakan perintah sudo fdisk /dev/sda seperti di bawah ini:
  • hairul@pc-17-desktop: sudo fdisk /dev/sda
Dibawah ini beberapa pilihan yang terdapat pada perintah fdisk yang mungkin dibutuhkan dalam membuat sebuah partisi
p mencetak partisi
n membuat partisi baru
d menghapus partisi
q keluar tanpa menyimpan perubahan
w membuat tabel partisi baru dan keluar
menampilkan jenis file system yang support oleh linux
m menampilkan menu dari fdisk
menganti type dari file system

Seperti pada gambar dibawah ini

m menampilkan menu dari fdisk

menampilkan jenis file system yang support oleh linux

p mencetak partisi
n membuat partisi baru
Disini jika ingin membuat partisi jika terdapat report No Free sectors available itu berarti tidak ada sector Free yang bisa untuk dibuat partisi jadi solusinya dihapus beberapa partisi terlebih dahulu kemudian dibuat kembali seperti pada gambar dibawah ini.
Setelah kita membuat partisi maka command action berikutnya yaitu kita diharuskan memilih type partisi apa yang akan digunakan, Pada contoh diatas kita diharuskan memilih Partisi extended atau partisi primary. Pada contoh diatas saya mendemonstrasikan partisi yang saya buat yaitu type partisi extended setelah itu pada partition number tentukan nomor partisi yang akan digunakan (1-4) setelah itu masukan first cylender, first cylender secara default yaitu minimum dan last cylender secara default yaitu maksimum. Setelah number partisi, first cylender, dan last sylender telah di isi kemudian pada command action (ketik) p (untuk menampilkan partisi yang telah kita buat). Seperti pada gambar dibawah ini:



Disini telah terlihat bahwa /dev/sda2 telah berhasil dibuat untuk selanjutnya kita buat partisi berikutnya seperti pada langkah - langkah diatas

Disk /dev/sda: 320.1 GB, 320072933376 bytes ==> nama device & kapasitas disk
255 heads, 63 sectors/track, 38913 cylinders==> head,sectors/track & cylender
Units = cylinders of 16065 * 512 = 8225280 bytes => Kapasitas logical disk
Sector size (logical/physical): 512 bytes / 512 bytes
I/O size (minimum/optimal): 512 bytes / 512 bytes
Disk identifier: 0x0004d9c4 ==> Id Disk

(Device name) (first cylender) (last cylender) (Block id)      (file system)
Device Boot         Start                    End             Blocks          Id System
/dev/sda1                1                       400          3212968+ 83    Linux
/dev/sda2             6375                 12997        53198638+ f     W95 Ext'd (LBA)


Untuk selanjutnya kita buat partisi ke tiga dengan langkah - langkah sebagai berikut: pada command action (ketik) n selanjutnya pilih type partisi logical atau partisi primary disini saya kembali mendemonstrasikan mengunakan primary partition seperti pada gambar berikut ini:

Setelah partisi number, first cylender dan last cylender telah terisi untuk selanjutnya pada command action (ketik) p untuk menampilkan partisi yang baru saja dibuat. Seperti pada gambar berikut
Disini telah terlihat bahwa partisi name telah bertambah jadi partisi yang telah dibuat telah berhasil, untuk selanjutnya menyimpan hasil partisi yang telah dibuat pada command action (ketik) w. seperti pada gambar berikut ini

w membuat tabel partisi baru dan keluar

Disini telah terlihat bahwa terdapat sebuah report yaitu partisi telah berhasil dibuat  (The partition table has altered!), Setelah partisi telah berhasil dibuat langkah selanjutnya yaitu menampilkan disk apakah telah benar - benar berhasil dibuat atau tidak, untuk menampilkan disk gunakan perintah fdisk -l (root)

hairul@pc-17-desktop: sudo fdisk -l
Disini telah terlihat bahwa saya telah mempunyai 3 buah partisi yang semulanya hanya terdapat sebuah partisi (partisi lain telah dihapus), untuk langkah selanjutya kita kembali buat sebuah partisi lagi.

Pada command action: (ketik) n
Untuk pembuatan partisi berikutnya saya mendemonstrasikan mengunakan partisi logical, first cylender 550 (default) dan last cylender 1044 (default). Seperti pada gambar berikut

Setelah itu tampilkan partisi yang telah dibuat
Pada command action: (ketik) p (untuk menampilkan partisi)
p mencetak partisi

Disini terlihat bahwa partisi yang baru saja dibuat /dev/sda5 
Kenapa partisi yang baru dibuat langsung /dev/sda5 untuk /dev/sda4 kenapa di lewati ? Untuk menjawab pertayaan ini kita kembali lagi kepembahasan diatas mengenai Device name:
Untuk Penamaan partisi pada linux perhatikan pembahasan berikut:
  • Master IDE pertama dinamakan hda untuk selanjutnya hdb dst
  • SCSI,SATA,USB dinamakan sd
  • Setiap Partisi Primari bernomorkan 1 sampai dengan 4
  • Setiap Partisi logical bernomorkan 5 keatas (678...)
 Dari kesimpulan mengenai device name diatas sudah cukup untuk menjawab pertayaan Kenapa partisi yang baru dibuat langsung /dev/sda5 untuk /dev/sda4 kenapa di lewati ?
Jadi untuk menjawabnya terlebih dahulu kita harus mengetahui partisi apa yang telah kita buat, apakah partisi Primary atau Partisi logical ? Pada demonstrasi diatas saya telah membuat partisi logical jadi untuk penamaannya dimulai dari /dev/sda5 dst.....

Selanjutnya kita tampilkan partisi yang telah dibuat dengan mengunakan fdisk -l.
seperti pada gambar berikut ini:
Disini telah terlihat bahwa saya telah memiliki 4 buah partisi, 3 diantaranya yaitu partisi primary dan satu yaitu partisi logical


What is Master Boot Record (MBR)
Master Boot Record merupakan jenis boot sector, boot sector ini yang memberitahu komputer apa yang harus pertama dilakukan pada saat komputer pertama kali dihidupkan, MBR juga disebut boot sector yang ukurannya 512 bytes yang merupakan sector pertama dari perangkat penyimpanan  pada hard disk. MBR ini berisi informasi tentang di mana hard disk anda di partisi, jika MBR anda rusak (baik oleh boot sector, virus dan lain - lain). maka data pada partisi anda akan hilang

MBR Total Size
446 + 64 + 2 = 512

Dimana:
  • 446 bytes - Bootstrap.
  • 64 bytes - Partition table.
  • 2 bytes - Signature.

Apakah memback up MBR perlu dilakukan?
Untuk memback up MBR perlu dilakukan hal ini di karenakan memback up MBR akan membantu anda membuat cadangan dari boot record, jika anda tidak memback up nya mungkin suatu saat data anda akan hilang dikarenakan MBR anda rusak (baik oleh boot sector, virus dan lain - lain)

How to copy Master Boot Record
Untuk menyalin MBR cukup gunakan perintah dd

  • ~$ sudo dd if=/dev/sda of=/SCSIdisk.mbr bs=512 count=1

Perintah diatas akan menyalin 512 MBR dari /dev/sda ke SCSI disk

Perintah yang sama juga dibawah ini dapat menghapus semua informasi tentang partisi pada disk anda dengan menulis dengan menambahkan angka zero pada mbr. seperti pada gambar dibawah ini:
  • ~$ sudo dd if=/dev/zero of=/dev/sda bs=512 count=1
Ada juga perintah yang dapat menghapus seluruh partisi anda, Berhatilah - hatilah dalam mengunakan perintah ini karena perintah ini akan membuat anda kehilangan data anda sehingga solusinya anda harus menginstalnya kembali.
  • ~$ dd if=/dev/zero of=/dev/sda
How to Restore
Untuk merestore MBR yang telah anda back up gunakan perintah dibawah ini

  • dd if=backup-sda.mbr of=/dev/sda
Perintah dibawah ini digunakan untuk merestore MBR yang telah diback up pada /dev/sda. setelah anda me- restore MBR jangan lupa anda gunakan perintah partprobe untuk memaksa kernel membaca kembali tabel partisi yang ada. seperti dibawah ini:
  • ~$ partprobe
Perintah dd dapat digunakan pada partisi primery untuk partisi logical anda dapat mengunakan perintah sfdisk. seperti contoh dibawah ini untuk membuat backup informasi partisi pada drive logic ke sebuah file
  • sfdisk -d /dev/sda > parttable.sda.sfdisk
ket

atau bisa mengunakan contoh berikut ini untuk membackup MBR pada drive logic dari /dev/sda ke /dev/sdb
  • sfdisk -d /dev/sda | sfdisk /dev/sdb


How to Practice Disk Partition (Part II)
1. Use fdisk -l to display existing partitions and sizes.
Untuk Menampilkan partisi yang ada dan menampilkan ukuran dari sebuah partisi anda dapat gunakan perintah fdisk -l (root). Seperti pada contoh di bawahh ini

Disk /dev/sda: 320.1 GB, 320072933376 bytes ==> nama device & kapasitas disk
255 heads, 63 sectors/track, 38913 cylinders==> head,sectors/track & cylender
Units = cylinders of 16065 * 512 = 8225280 bytes => Kapasitas logical disk
Sector size (logical/physical): 512 bytes / 512 bytes
I/O size (minimum/optimal): 512 bytes / 512 bytes
Disk identifier: 0x0004d9c4 ==> Id Disk
                                                                          (kapasitas)
(Device name) (first cylender) (last cylender)   (Block id)      (file system)
Device Boot         Start                    End             Blocks           Id System
/dev/sda1                1                     1824          3212968+ 83    Linux
/dev/sda2             6375                  12997         53198638+ f    Extended
/dev/sda5             1024                   3073         164526400        Linux
/dev/sda6             3813                   4119           1975296          Linux Swap
 
2. Use df -h to display existing partitions and sizes.

(File System) (Ukuran)    (Terpakai)     (Sisa)     (Terpakai (%))       (lokasi partisi)
Filesystem           Size         Used           Avail        Use%                  Mounted on
/dev/sda1             14G         2.3G           11G       18%                   /
none                  492M         260K          492M    1%                     /dev
none                  496M         268K          496M    1%                     /dev/shm
none                  496M         112K          496M    1%                     /var/run
none                  496M         0                496M     0%                     /var/lock
none                  496M         0                496M     0%                     /lib/init/rw

3. Compare the output of fdisk and df
Di bawah ini perbedaan dari output pada perintah fdisk dan df
  • hairul@pc-17-desktop: sudo fdisk -l
  • hairul@pc-17-desktop: df
Untuk perbedaannya yaitu:
Pada perintah fdisk -l:  Perintah ini menyediakan informasi mengenai nama device, kapasitas disk,head,sectors/track,cylender, Kapasitas logical disk,id Disk dan file system

Pada perintah df: Perintah ini menyediakan informasi mengenai File System, Ukuran, Kapasitas yang Terpakai, sisa disk yang belum digunakan, kapasitas yang terpakai (%), dan lokasi partisi

4. Create a 200MB primary partition on a small disk
Untuk membuat sebuah partisi banyak cara yang dapat ditempuh diantaranya yaitu dengan Desktop aplication manajement disk seprti  Gnome Disk Utility, Gparted, KDisk Free, Partition Magic dan lain lain bagi yang familiar mengunakan command line dapat mengunakan command seperti df, fdisk, cfdisk dan lain lain. Pada demonsrasi ini saya akan menjelaskan via command line. untuk lebih jelasnya perhatikan langkah - langkahnya sebagai berikut
Untuk membuat partisi primary dengan ukuran 200MB maka terlebih dahulu kita tampilkan informasi disk dengan mengunakan perintah fdisk -l (root). seperti pada gambar berikut ini
  • hairul@pc-17-desktop: sudo fdisk -l /dev/sda
Setelah informasi partisi telah dilihat langkah selanjutnya buat partisi baru, karena saya tidak mempunyai partisi /sdb maka saya buat partisi baru pada /sda dengan mengunakan perintah fdisk /dev/sda (root), seperti pada gambar diatas.
Pada command action ketik d karena saya tidak mempunyai disk kosong yang dibuat jadi saya menghapus sebuah partisi terlebih dahulu, setelah command actionnya di ketik d langkah selanjutnya pilih partisi number yang akan dihapus. Seperti pada gambar dibawah ini.

Setelah partisi number yang akan dihapus telah terpilih langkah selanjutnya tampilkan partisi yang ada dengan mengetik p pada command action nya. seperti pada gambar berikut ini.
Disini terlihat bahwa partisi yang saya punya tinggal satu yaitu /dev/sda1, hal ini dikarenakan pada partition number yang saya hapus yaitu partition number ke dua jadi untuk partition berikutnya akan terhapus juga.

Langkah selanjutnya kita hapus lagi partisi /dev/sda1 kemudian tampilkan partisi yang ada. seperti pada gambar berikut ini yang terlihat bahwa saya tidak mempunyai partisi satupun jadi Disk saya masih banyak kapasitas yang kosong.

Setelah kapasitas disk anda kosong sekarang masuk pada tahap pembuatan partisi baru dengan mengunakan command line yaitu fdisk. Seperti pada gambar berikut ini.
Pada command (m for help) : ketik n (untuk membuat partisi baru)
Langkah selanjutnya pada Command action Kita diharuskan memilih type partisi yang akan dibuat, Pada demonstarasi kali ini saya membuat partisi dengan type partisi primary, setelah type partisi telah terpilih langkah selanjutnya tentukan partisi number yang akan dibuat, kemudian pada first cylender ketik 1 (default)  dan last cylender 200M (kapasitas) seperti pada gambar berikut ini:

note: Untuk membuat partisi baru dengan ukuran yang tepat yaitu dengan menghitung blok size(ukuran blok) karena pada perintah fdisk anda tidak bisa melihat informasi blok size maka anda hanya perlu mencari tahu berapa banyak cylender yang akan anda gunakan. Untuk lebih jelasnya gunakan rumus dibawah ini:

  • (Jumlah silinder yang diperlukan) = (jumlah blok) / (ukuran blok)

    (Ukuran blok) = (size unit) / 1024

    (size unit) = (jumlah head) * (jumlah sektor / silinder) * (jumlah byte / sektor)

5. Create a 400MB primary partition and two 300MB logical drives on a big disk.
Untuk menambahkan partisi baru lagi, langkah - langkahnya seperti diatas. Pada pertayaan diatas kita di suruh buat partisi sebesar 400MB untuk pembuatan partisi perhatikan pembahasan dibawah berikut ini:
Pada command action : (ketik) n untuk membuat partisi
Setelah itu pilih type partisi, setelah type partisi telah di tentukan, langkah selanjutnya tentukan partisi number, Pada demonstrasi ini saya mengunakan partisi number dua, karena pada partition number satu telah terisi untuk first cylender saya memilih default. first cylender merupakan cylender pertama yang dipakai pada partisi berikutnya untuk Last cylinder Anda bisa isikan nomor silinder, atau +xM, dimana x adalah jumlah Megabyte yang Anda inginkan, atau +xK, dimana x adalah jumlah Kilobyte yang Anda inginkan. Jika telah selesai langkah selanjutnya pada command action: (ketik) w untuk membuat partisi pada disk kemudian exit

w membuat tabel partisi baru dan keluar
Perlu diingat bahwa tidak akan ada perubahan saat anda mengunakan perintah fdisk sebelum anda memberikan perintah w pada command actionnya
 
What is Heads, Sector, Track/Cylender ?
 Cylender head sector atau dikenal dengan CHS merupakan metode awal pembacaan pada setiap blok data, di hard disk drive anda atau sebagai proses mengidentifikasi sector pada disk dengan mengunakan posisi track dimana track ditentukan oleh head dan angka - angka pada cylender

 

Track/cylender
Track merupakan sebuah lintasan yang sangat tipis yang melingkari sector, setidaknya sebuah head diperlukan untuk data yang berada pada sebuah track  dan sebuah cylender terdiri dari nomor plate (piring) yang sama pada hard disk. 
Sector
Sector merupakan sebuah unit penyimpanan terkecil yang di alamatkan pada hard disk anda dan semua informasi yang disimpan oleh hard disk dicatat dalam sector, secara umum kapasitas untuk sector pertama sebesar 512 bytes pada hard disk sedangkan pada CD/DVD kapasitasnya sebesar 2048 bytes, tetapi ukuran lain juga dipakai seperti 128 dan 1024 bytes
Block dan Cluster 
Pada unix istilahnya biasa disebut block, Istilah block ini merunjuk pada sector atau group sector, sebagai contoh unix menyediakan utilitas fdisk, utilitas ini berfungsi untuk menampilkan informasi tabel partisi tetapi juga mengunakan kata sector untuk mengambarkan ukuran disk.
Head
Head merupakan sebuah perangkat yang berfungsi untuk menulis dan membaca data dalam hard drive, cara kerjanya yaitu dengan memanipulasi media magnetik yang membentuk permukaan pada sebuah plate disk

6. Use df -h and fdisk -l to verify your work
Untuk memverifikasi pekerjaan yang telah saya buat yaitu dengan mengunakan perintah df-h dan fdisk -l, Perhatikan gambar dibawah ini
  • hairul@pc-17-desktop: df -h
  • hairul@pc-17-desktop: sudo fdisk -l
Disini setelah saya tampilkan informasi disk saya, pada komputer ini mempunyai 3 buah partisi yang semuanya merupakan partisi primary, karena partisi primary dimulai dari  /dev/sda1 sampai dengan /dev/sd3 sedangkan untuk partisi logical dimulai dari /dev/sda5 dst...
Untuk perbedaannya yaitu:

Pada perintah df: Perintah ini menyediakan informasi mengenai File System, Ukuran, Kapasitas yang Terpakai, sisa disk yang belum digunakan, kapasitas yang terpakai (%), dan lokasi partisi
Pada perintah fdisk -l:  Perintah ini menyediakan informasi mengenai nama device, kapasitas disk, head, sectors/track, cylender, Kapasitas logical disk, id Disk dan file system

7. Compare the output again of  fdisk and df. Do both commands display the new partitions ?
Untuk perintah fdisk -l dan df dari kedua perintah hanya fdisk -l lah yang dapat menampilkan partisi yang baru dibuat sedangkan pada perintah df -h hanya menyediakan informasi mengenai File System, Ukuran, Kapasitas yang Terpakai, sisa disk yang belum digunakan, kapasitas yang terpakai (%), dan lokasi partisi


8. Create a backup with dd of the mbr that contains your 200MB primary partition.
Untuk membuat backup MBR dari partisi primary yang telah dibuat yaitu sebesar 200MB gunakan perintah dd. Membuat backup MBR dilakukan agar partisi yang baru dibuat  jika suatu saat MBR nya error/rusak yang disebabkan virus dll maka backupnya bisa digunakan, Jika MBR nya error/rusak maka data yang ada pada hard disk anda akan hilang   
  • hairul@pc-17-desktop: sudo dd if=/dev/sda1 of=SCSIdisk.mbr bs=512 count=1
Perintah diatas akan menyalin 512 MBR dari /dev/sda ke SCSI disk
Pada gambar diatas telah terlihat bahwa 512 MBR dari /dev/sda telah tercopy ke SCSI disk

9. Take a backup of the partition table containing your 400MB primary and 300MB logical drives. Make sure the logical drives are in the backup.
Bagaimana cara mengambil backup MBR yang telah dibuat?
Sebelum mengambil backup MBR  terlebih dahulu saya akan mendemonstrasikan cara membuat Backup MBR. Untuk membuat backup MBR gunakan perintah dd if=(nama device) of=(lokasi yang akan dibackup)
contoh:
  • hairul@pc-17-desktop: sudo dd if=/dev/sda2 of=/SCSIdisk.mbr bs=512 count=1
Untuk merestorenya gunakan perintah dd if=(lokasi backup) of=(nama device)
contoh:
  • hairul@pc-17-desktop: sudo of=/SCSIdisk.mbr sudo dd if=/dev/sda2
Perintah diatas digunakan untuk merestore MBR yang telah dibackup pada  /SCSIdisk
Jangan lupa setelah anda merestore anda perlu gunakan perintah partprobe agar kernel dapat membaca tabel partisi anda.

Sampai Disini dulu pertemuan kita, Lebih dan kurang saya mohon maaf..............................








Kamis, 19 April 2012

Disk Management



Pada distribusi linux dalam memanejement disk terdapat beberapa cara diantaranya yaitu


Dengan mengunakan Desktop aplication untuk manajement disk atau dengan mengunakan command line (Cli).

Untuk desktop aplikasi manajement disk seperti Gnome Disk Utility, Gparted, KDisk Free dan lain lain, sedangkan aplikasi command line untuk manajement disk seperti df, fdisk, cfdisk dan lain lain

Sebelum management Disk kita harus mengetahui sturuktur dan komponen dari hard disk. Untuk lebih jelas mengenai sturuktur dan komponen hard disk perhatikan gambar dibawah ini
Gambar: Komponen Hard disk
Gambar: Sturuktur Hard Disk
Gambar: Sturuktur Hard disk 

Pada komponen Hard disk terdapat platter, head, track, cylinder, sector. Dibawah ini penjelasan fungsi dari platter, head, track, cylinder, sector yang terdapat pada Prinsip kerja Hard disk dan cara kerja hard disk

Prinsip kerja Hard Disk
Hard drive menggunakan sebuah perangkat perekam yang dinamakan “head” untuk menulis dan membaca data dari setiap permukaan platter. Drive memposisikan sebuah head, bergantun sebuah lengan yang dapat bergerak, dengan jarak mikroskopis di atas permukaan platter pada tiap sisinya. Jadi untuk hard drive yang memiliki lima platter akan memiliki sepuluh buah head yang bergantung pada sepuluh buah lengan motorik.
Elemen lainnya di dalam head membaca data yang direkam dengan merasakan medan magnet pada setiap bit magnetis yang disebutkan saat melewati elemen yang dibaca.

Drive merekam data pada sebuah lingkaran konsentris yang disebut “track”, dan membagi setiap track menjadi segmen yang dikenal sebagai “sector”. Anda dapat membayangkan bahwa track dapat diartikan sebagai sebuah rak buku dimana tiap segmennya diartikan sebagai buku-buku di dalamnya. Bila sistem operasi membutuhkan sebuah file yang berlokasi pada track dan sector tertentu, maka ia akan mengirimkan permintaan tersebut kepada hard drive untuk mendapatkan data tersebut berdasarkan alamat tertentu itu.

Cara Kerja Hard Disk
Saat sebuah sistem operasi mengirimkan data kepada hard drive untuk direkam, drive tersebut memproses data tersebut menggunakan sebuah formula matematikal yang kompleks yang menambahkan sebuah bit ekstra pada data tersebut. Bit tersebut tidak memakan tempat: Di kemudian hari, saat data diambil, bit ekstra tersebut memungkinkan drive untuk mendeteksi dan mengkoreksi kesalahan acak yang disebabkan oleh variasi dari medan magnet di dalam driver tersebut. Kemudian, drive tersebut menggerakkan head melalui track yang sesuai dari platter tersebut. Waktu untuk menggerakkan head tersebut dinamakan “seek time”. Saat berada di atas track yang benar, drive menunggu sampai platter berputar hingga sector yang diinginkan berada di bawah head. Jumlah waktu tersebut dinamakan “drive latency”. Semakin pendek waktu `seek` dan `latency`, semakin cepat drive tersebut menyelesaikan pekerjaannya. 
Saat komponen elektronik drive menentukan bahwa sebuah head berada di atas sector yang tepat untuk menulis data, drive mengirimkan gelombang elektrik pada head tersebut. Gelombang tersebut menghasilkan sebuah medan magnetik yang mengubah permukaan magnetik pada platter. Variasi yang terekam tersebut sekarang mewakili sebuah data. 
Membaca data memerlukan beberapa proses perekaman. Drive memposisikan bagian pembaca dari head di atas track yang sesuai, dan kemudian menunggu sector yang tepat untuk berputar di atasnya. Saat spektrum magnetik tertentu yang mewakili data Anda pada sector dan track yang tepat berada tepat di atas head pembaca, komponen elektronik drive mendeteksi perubahan kecil pada medan magnetik dan mengubahnya menjadi bit. Saat drive tersebut seleai mengecek error pada bit dan membetulkannya jika perlu, ia kemudian mengirimkan data tersebut pada sistem operasi.

Jadi Kesimpulannya Data pada hard drive biasanya disimpan pada Plate (Piring) disk kemudian data tersebut dibaca oleh head, head tersebut terletak sangat dekat dengan permukaan Plate (Piring) disk

Karakter dan Block Device pada Unix
Bagi pemula linux mungkin kita bertanya - tanya terletak di mana drive C,D dan seterusnya yang baru di install seperti ada pada windows ini berbeda bagi mereka yang terbiasa dengan Dos/Windows. Pada lingkungan unix atau Linux semua device atau hardware seperti (drive,strorage,dll) di anggap file jadi itulah yang membuat sebuah device atau hardware tidak tampak. File file device/hardware tersebut di unix terletak pada /dev.
Device tersebut dapat berupa Karakter device dan Block Device

Whatis Karakter Device &  Block Device?

Karakter device merupakan serangkaian karakter yang di baca berurut misalnya serangkain karakter yang ditekan dari keyboard atau serangkain data bit yang dikirim berurutan melalui serial line, sedangkan Block Device atau sering disebut Random access device merupakan media penyimpanan data (storage) seperti hard disk, floopy disk dan lain lain.
Jadi dengan mengunakan media penyimpan data kita dapat mengakses data secara acak (Random) sedangkan dengan mengunakan serial line kita dapat mengakses data secara berurutan.

Masing Masing device node memiliki mayor dan minor number device mayor number memberitahu kernel device apa yang memiliki node tersebut. Misalnya mayor number 3 adalah IDE Hard disk dan mayor number 8 adalah SCSI disk. Minor number mewakili nomor partisi minor number 0 adalah keseluruhan hard disk yang pertama dan minor number 1 hingga 15 adalah keseluruhan partisi yang bisa dibuat dalam hard disk tersebut. contohnya saya memiliki dua buah hard disk maka hard disk pertama /dev/hda dan hard disk kedua yaitu /dev/hdb jika masing masing tersebut memiliki dua buah partisi maka saya memeiliki /dev/hda1 /dev/hda2 dan /dev/hdb1 /dev/hdb2
Untuk menampilkan device pada linux gunakan perintah berikut ini
ls -l /dev/sd* (SCSI device) atau ls -l /dev/hd* (ATA device)
  • pc-47@pc-47-desktop: ls -l /dev/sd*
ket:
ls : Perintah list
-l : opsi dari perintah ls
/dev/sd* : Perintah untuk menampilkan device (scsi device)
brw : block device
rw : read write
8 disk : Mayor Number
1,2,5,6 : Minor Number

a) Kenapa yang tampil hanyalah /dev/sda, /dev/sda1, /dev/sda2, /dev/sda5 dan /dev/sda6 ?
b) Lau di manakah /dev/sda7 dan /dev/sda 8 ?
c) Mengapa saya menanyakan device /dev/sda7 dan /dev/sda8 dan Apakah device tersebut memang ada?
jawab
a) karena device lain terpakai oleh sistem operasi windows XP
b) Device tersebut sudah dipakai oleh sistem operasi yang lain karena saya sudah mengunakan sistem operasi Dual boot (Linux dan Windows XP)
c) Device /dev/sda7 dan /dev/sda8 memang ada karena pada mayor numbernya terdapat 8 disk


IDE, SATA dan SCSI device

ATA (IDE) Device
AT Attachment (ATA) adalah antarmuka standar untuk menghubungkan peranti penyimpanan seperti hard disk, drive CD-ROM, atau DVD-ROM di komputer. ATA singkatan dari Advance Technology Attachment. Standar ATA dikelola oleh komite yang bernama X3/INCITS T13. ATA juga memiliki beberapa nama lain, seperti IDE dan ATAPI. Karena diperkenalkannya versi terbaru dari ATA yang bernama Serial ATA, versi ATA ini kemudian dinamai Parallel ATA (PATA) untuk membedakannya dengan versi Serial ATA yang baru.Parallel ATA hanya memungkinkan panjang kabel maksimal hanya 18 inchi (46 cm) walaupun banyak juga produk yang tersedia di pasaran yang memiliki panjang hingga 36 inchi (91 cm). Karena jaraknya pendek, PATA hanya cocok digunakan di dalam komputer saja. PATA sangat murah dan lazim ditemui di komputer.
Nama standar ini awalnya adalah PC/AT Attachment. Fitur utamanya adalah bisa mengakomodasi koneksi langsung ke ISA BUS 16-bit sehingga dinamai AT Bus. Nama ini kemudian disingkat menjadi AT Attachment untuk mengatasi masalah hak cipta.

SATA Device
SATA adalah pengembangan dari ATA. SATA didefinisikan sebagai teknologi yang didesain untuk menggantikan ATA secara total.Adapter dari serial ATA mampu mengakomodasi transfer data dengan kecepatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan ATA sederhana.
Antar muka SATA generasi pertama dikenal dengan nama SATA/150 / sering juga disebut sebagai SATA 1. SATA 1 berkomunikasi dengan kecepatan 1,5 GB/s. Kecepatan transfer uncoded-nya adalah1,2 GB/s. SATA/150 memiliki kecepatan yang hampir sama dengan PATA/133, namun versi terbaru SATA memiliki banyak kelebihan (misalnya native command queuing) yang menyebabkannya memiliki kecepatan lebih dan kemampuan untuk melakukan bekerja di lingkungan multitask.
Di awal periode SATA/150, para pembuat adapter dan drive menggunakan bridge chip untuk mengonversi desain yang ada dengan antarmuka PATA. Peranti bridge memiliki konektor SATA dan memiliki beberapa konektor daya. Secara perlahan-lahan, produk bridge mengakomodasi native SATA. Saat ini kecepatan SATA adalah 3GB/sdan para ahli sekarang sedang mendesain teknologi untuk SATA 6GB/s.
Beberapa fitur SATA adalah:
SATA menggunakan line 4 sinyal yang memungkinkan kabel yang lebih ringkas dan murah dibandingkan dengan PATA. SATA mengakomodasi fitur baru seperti hot-swapping dan native command queuing.
Drive SATA bisa ditancapkan ke kontroler Serial Attached SCSI (SAS) sehingga bisa
berkomunikasi dengan kabel fisik yang sama seperti disk asli SAS, namun disk SAS tidak bisa ditancapkan ke kontroler SATA.
Kabel power dan kabel SATA mengalami perubahan yang cukup signifikan dibandingkan kabel Parallel ATA. Kabel data SATA menggunakan 7 konduktor di mana 4 di antaranya adalah line aktif untuk data. Oleh karena bentuknya lebih kecil, kabel SATA lebih mudah digunakan di ruangan yang lebih sempit dan lebih efisien untuk pendinginan.

SCSI Device

SCSI Singkatan System s mal c omputer s i nterface, sebuah antarmuka paralel standar yang digunakan oleh komputer Apple Macintosh , PC , dan banyak UNIX sistem untuk memasang perangkat periferal ke komputer . Hampir semua komputer Apple Macintosh, tidak termasuk hanya Mac yang paling awal dan terakhir iMac , datang dengan SCSI pelabuhan untuk memasang perangkat seperti disk drive dan printer .

SCSI interface untuk lebih cepat memberikan data yang transmisi rate (hingga 80 megabyte per detik) dibandingkan standar seri dan paralel port . Selain itu, Anda dapat melampirkan banyak perangkat ke port SCSI tunggal, sehingga SCSI benar-benar sebuah I / O bus bukan hanya interface.

Walaupun SCSI adalah ANSI standar, ada banyak variasi, jadi dua antarmuka SCSI mungkin di kompatibel . Misalnya, SCSI mendukung beberapa jenis konektor .

Sementara SCSI telah menjadi antarmuka standar untuk Macintosh, iMac dilengkapi dengan IDE , antarmuka lebih murah, di mana kontroler yang terintegrasi ke dalam hard disk atau CD-ROM drive. Interface lain yang didukung oleh PC termasuk ditingkatkan IDE dan ESDI untuk penyimpanan massal perangkat, dan Centronics untuk printer. Anda bisa, bagaimanapun, pasang perangkat SCSI ke PC dengan memasukkan SCSI papan di salah satu slot ekspansi . Banyak high-end PC baru datang dengan built in SCSI Namun, perlu diketahui bahwa kurangnya standar SCSI tunggal berarti bahwa beberapa perangkat mungkin tidak bekerja dengan beberapa papan SCSI.

Varietas berikut SCSI saat ini diterapkan:

 SCSI-1: Menggunakan sebuah 8-bit bus, dan mendukung kecepatan data dari 4 MBps

 SCSI-2: Sama seperti SCSI-1, tapi menggunakan konektor 50-pin bukan konektor 25-pin, dan mendukung beberapa perangkat. Ini adalah apa yang kebanyakan orang berarti ketika mereka lihat plain SCSI.

 Lebar SCSI: Menggunakan kabel yang lebih luas (jalur kabel 168-68 pin) untuk mendukung 16-bit transfer.

 Cepat SCSI: Menggunakan sebuah 8-bit bus, tetapi dua kali lipat jam menilai untuk mendukung data rate 10 MBps.

 Cepat Lebar SCSI: Menggunakan bus 16-bit dan mendukung kecepatan data 20 MBps.

 Ultra SCSI: Menggunakan sebuah 8-bit bus, dan mendukung kecepatan data dari 20 MBps.

 SCSI-3: Menggunakan bus 16-bit dan mendukung kecepatan data 40 MBps. Juga disebut Ultra Wide SCSI.

 Ultra2 SCSI: Menggunakan sebuah bus 8-bit dan mendukung kecepatan data 40 MBps.

 Lebar Ultra2 SCSI: Menggunakan bus 16-bit dan mendukung kecepatan data 80 MBps.


Device Naming
Ata IDE Device Name
Semua drive anda pada sistem Ata terletak pada /dev/hd, Untuk Master hdd pada kontrolernya yaitu /dev/hda dan bawaannya yaitu /dev/hdb untuk dua buah controler untuk seterusnya terletak di /dev/hdc, /dev/hdd, /dev/hde ini tergantung beberapa partisi yang digunakan

Dibawah ini Tabel IDE device Naming
Controler
Conection
Device Name

ide0

master
/dev/hda
slave 
/dev/hdb

ide1

master
/dev/hdc
slave
/dev/hdd

Scsi IDE device name
Scsi drive Untuk penamaannya mengikuti drive yang sama dengan ata IDE device hanya saja untuk SCSI device terletak pada /dev/sd, ketika anda kehabisan huruf (setelah /dev/sdz) maka SCSI drive akan melanjutkannya menjadi /dev/sdaa, /dev/sdab dan seterusnya. Untuk lebih jelas perhatikan tabel SCSI device naming dibawah ini

Dibawah ini Tabel SCSI device Naming
Device                
Scsi id          
Device name
disk 0
0
/dev/sda
disk 1  
/dev/sdb
raid controller 0
5
/dev/sdc
raid controller 1
6
/dev/sdd

Menemukan Drive Pada Linux
Apakah anda ingin Cari Tahu spesifikasi Hard Disk di linux ?
Pada umumnya unix menyediakan perintah untuk menampilkan informasi spesifikasi pada hard disk, seperti : nama produk, jenis bus, kapasitas dan ukuran cache memory, Linux datang dengan berbagai perintah untuk mengetahui spesifikasi hard drive anda, Disini saya sarankan anda untuk gunakan perintah hdparm tetapi sebelumnya anda harus mengetahui terlebih dahulu device apa yang anda gunakan pada hard Disk anda. Untuk mengetahui Drive apa yang anda gunakan pada Hard Drive anda gunakan perintah fdisk. Dibawah ini contoh perintah fdisk.

  • pc-47@pc-47-desktop: fdisk -l | grep Disk
Gambar: fdisk -l | grep Disk 

Disini terlihat bahwa Drive yang saya gunakan SATA IDE itu di karenakan pada Device name yaitu /dev/sda merupakan device naming dari Drive SATA IDE. Dibawah ini keterangan dari perintha diatas:
fdisk : Perintah Manipulasi Table di Unix
-l : Opsi dari perintah fdisk (list)
grep : Print lines matching a patterns

Untuk mengetahui perintah apa itu fdisk dan grep secara singkat maka gunakan perintah whatis. Dibawah ini contoh perintah whatis.
  • pc-47@pc-47-desktop: whatis fdisk
  • pc-47@pc-47-desktop: whatis grep
Gambar: Perintah whatis

Setelah anda gunakan perintah fdisk -l | grep Disk maka anda telah mendapatkan Drive Hard disk apa yang anda gunakan disini terlihat bahwa saya gunakan SATA IDE jika anda ini mendapatkan informasi mengenai spesifikasi hard disk anda maka gunakan perintah sudo fdisk -l /dev/sda. Dibawah ini contoh perintah dari fdisk -l /dev/sda.
  • pc-47@pc-47-desktop: sudo fdisk -l /dev/sda
Gambar: Perintah sudo fdisk -l /dev/sda


Device Boot        Boot      Start      End        Block                    Id            System
/dev/sda1           *             1           365         2928640              83           Linux
Partition 1 does not end on cylinder boundary.
/dev/sda2                          365       976         4904961              5             Extended
Partition 2 does not end on cylinder boundary.
/dev/sda5                          365       730         2928640              83           Linux
/dev/sda6                          730       976         1975296              82           Linux swap / Solaris



/bin/dmesg
Infomasi Drive
Seperti yang telah saya jelaskan sebelumnya diatas mengenai cara menemukan Drive pada linux bahwa sebuah pesan pada kernel pada saat booting dapat dilihat hal ini dikarenakan perangkat disk terdeksi oleh kernel pada saat boot. file ini terletak pada /bin/dmesg jadi jika anda ingin menampilkan informasi mengenai perangkat disk anda maka anda dapat gunakan perintah dmesg (opsi). Dibawah ini contoh perintah dmesg.
  • pc-47@pc-47-desktop: dmesg | grep "[hs]d[a-z]"
Gambar: Perintah dmesg | grep "[hs]d[a-z]"
Untuk lebih jelas mengenai perintah dmesg gunakan perintah man dmesg

/bin/lshw
Informasi Hardware
Di unix informasi pada Hardware terletak pada /bin/lshw, Jika anda ingin menampilkan informasi mengenai spesifikasi Hardware yang anda gunakan pada komputer anda maka gunakan perintah lshw. Dibawah ini contoh perintah lshw
  • pc-47@pc-47-desktop: lshw
Lanjutan ....
Lanjutan ....
Lanjutan ....
Lanjutan .....


Masih terdapat banyak spesifikasi hardware pada komputer saya yang tidak bisa saya tampilkan

/sbin/lsscsi
command lsscsi dapat memberikan output yang dapat dibaca oleh perangkat SCSI device dan perangkat SCSI yang dapat ditiru dalam hal ini seperti SATA device. jika belum terinstal seperti yang ada pada gambar dibawah ini maka kita harus menginstallnya dengan mengunakan sudo apt-get install lsscsi


Jika telah selesai di install kemudian gunakan perintah lsscsi
  • pc-47@pc-47-desktop:~$ lsscsi
file lain perangkat scsi terletak pada / proc / scsi / scsi. maka untuk menampilka informasi mengenai scsi device maka gunakan perintah dibawah ini.

  • pc-47@pc-47-desktop:~$ cat /proc/scsi/scsi
Attached device:
Host : scsi1 Chanel: 00 Id:00 Lun: 00  ==>  Nama Host, Chanel, Id, dan Lun  Pada Drive Scsi
Vendor  : VBOX     Model: CD-ROM    Rev: 1.0  ==>  Nama Vendor, Model dan Revisi
Type     : CD-ROM                                ANSI SCSI revision  ==>  Type Drive
Host : scsi2 Chanel: 00 Id:00 Lun: 00  ==>  Nama Host, Chanel, Id, dan Lun  Pada Drive Scsi
Vendor  : VBOX     Model: CD-ROM    Rev: 1.0  ==>  Nama Vendor, Model dan Rev

Type     :Direct Acces  ==>  Type Drive


Pengaturan Seetingan Hard Disk Lainnya

Format Lanjutan

 Advanced Format adalah istilah umum yang berkaitan dengan format sektor digunakan untuk menyimpan data pada disk magnetik di hard disk drive yang melebihi 512-520 byte per sektor . Format Lanjutan juga dianggap sebagai teknologi tonggak dalam sejarah hard-drive penyimpanan, dimana data telah diproses dalam 512-byte bertahap sejak awal hard drive-disk pada tahun 1956. Mengubah Format konvensi sektor ke sektor data yang lebih besar, seperti struktur 4.096 byte digunakan dalam generasi pertama teknologi Advanced Format, menggunakan luas permukaan penyimpanan lebih efisien untuk file besar, namun kurang efisien untuk file yang lebih kecil, sementara memungkinkan integrasi kuat koreksi kesalahan algoritma untuk menjaga integritas data dengan kepadatan penyimpanan yang lebih tinggi.

Sejarah

Kebutuhan sektor data jangka pertama kali diidentifikasi pada tahun 1998 ketika sebuah makalah teknis yang dikeluarkan oleh Konsorsium Industri Penyimpanan Nasional ( NSIC ) meminta perhatian dikotomi antara peningkatan berkelanjutan dalam kepadatan penyimpanan data , yang dikenal sebagai densitas, dan tradisional 512-byte-per sektor format yang digunakan dalam hard disk drive.  Tanpa terobosan revolusioner dalam teknologi sistem perekaman magnetik, areal kepadatan, dan dengan mereka kapasitas penyimpanan pada hard disk drive, diproyeksikan akan stagnan.
Industri penyimpanan perdagangan organisasi, International Disk Drive Peralatan dan Material Asosiasi ( IDEMA ), menanggapi dengan menyelenggarakan IDEMA Komite Panjang data Sektor pada tahun 2000, di mana IDEMA dan perangkat keras terkemuka dan pemasok perangkat lunak berkolaborasi pada definisi dan pengembangan standar yang mengatur sektor panjang data, termasuk metode yang kompatibilitas dengan komponen komputasi warisan akan didukung.  Pada Agustus 2005, Seagate dikirim drive test dengan sektor fisik 1K untuk menguji mitra.  Pada tahun 2010, industri standar untuk generasi resmi pertama dari sektor data lama menggunakan konfigurasi dari 4.096 byte per sektor,, atau 4K diselesaikan. Transisi industri untuk 4K ditetapkan sebagai Januari 2011.  Advanced Format ini diciptakan untuk menutupi apa yang diharapkan menjadi beberapa generasi lama-data sektor teknologi, dan logo Advanced Format diciptakan untuk membedakan panjang-data-sektor- berdasarkan disk drive keras dari mereka yang menggunakan warisan 512 - untuk 520-byte sektor.

 

Lanjutan Format gambaran

Generasi-satu Advanced Format, teknologi sektor 4K, menggunakan media penyimpanan permukaan lebih efisien dengan menggabungkan delapan sektor 512-byte menjadi satu sektor tunggal yang 4096-byte panjangnya. Elemen desain utama dari arsitektur sektor tradisional 512-byte diselenggarakan, khususnya, identifikasi dan tanda sinkronisasi pada awal dan koreksi kesalahan coding (ECC) daerah pada akhir sektor ini. Antara header sektor dan daerah ECC, delapan sektor 512 byte digabungkan, menghilangkan kebutuhan untuk daerah header yang berlebihan antara setiap potongan individu dari 512-byte data. Komite data Sektor Panjang dipilih panjang blok 4K untuk standar generasi AF pertama karena beberapa alasan, termasuk korespondensi untuk ukuran paging digunakan oleh prosesor dan beberapa sistem operasi serta korelasinya dengan ukuran standar transaksi dalam sistem basis data relasional . 

512-byte Perangkat ditiru Sektor Ukuran
0

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

 Fisik Sektor 1

Fisik Sektor 2

Peningkatan efisiensi Format yang dihasilkan dari berbagai struktur sektor 4K 7-11 persen dalam ruang piring fisik. Format 4K menyediakan cukup ruang untuk memperluas lapangan ECC dari 50 hingga 100 byte untuk mengakomodasi baru algoritma ECC. Cakupan ECC ditingkatkan meningkatkan kemampuan untuk mendeteksi dan mengoreksi kesalahan data diproses di luar panjang 50 byte cacat terkait dengan format warisan 512-byte sektor. 


Hard disk drive Format efisiensi dengan 4K Format Teknologi canggih dan didistribusikan ECC.
Standar Format Lanjutan mempekerjakan kesenjangan yang sama, sinkron dan konfigurasi alamat tandai sebagai tata letak 512-byte sektor tradisional, tetapi menggabungkan delapan sektor 512 byte ke dalam satu field data.
Dengan warisan 5,8 miliar diperkirakan 512-byte sektor berbasis hard disk drive dikapalkan sejak tahun 1956 sampai pertengahan 2010, banyak sistem, program dan aplikasi mengakses hard disk drive dikonfigurasi sekitar konvensi 512 byte per sektor . Awal keterlibatan dengan Komite Sektor data panjang memberikan kesempatan bagi pemasok komponen dan perangkat lunak untuk mempersiapkan transisi ke Advanced Format. Sebagai contoh, Windows Vista, Windows 7 dan Windows Server 2008 dukungan format drive 512e dengan perbaikan terbaru diinstal tertentu (tetapi tidak 4Kn)  , seperti yang versi kontemporer dari Linux  dan Mac OS X Snow Leopard .
Operasi akses langsung Disk, yang akan dipengaruhi oleh Advanced Format, digunakan di semua hard drive Operasi tulis dan baca.

 

 

kategori Advanced Format

Di antara inisiatif Format Lanjutan dilakukan oleh Komite Sektor data panjang, metode untuk menjaga kompatibilitas dengan solusi komputasi warisan tersebut juga telah terjawab. Untuk tujuan ini, beberapa kategori perangkat Advanced Format diciptakan.

 

 

Lanjutan Format 512e

Tuan rumah perangkat keras komputer dan komponen perangkat lunak Banyak mengasumsikan hard drive dikonfigurasi sekitar 512-byte batas-batas sektor. Ini termasuk berbagai item termasuk chipset , sistem operasi , mesin database , hard drive partisi dan pencitraan alat, cadangan dan file sistem utilitas serta sebagian kecil dari yang lain aplikasi perangkat lunak . Untuk menjaga kompatibilitas dengan komponen komputasi warisan, pemasok disk yang banyak hard drive akan mendukung teknologi Advanced Format pada media rekaman ditambah dengan 512-byte firmware konversi. Hard drive dikonfigurasi dengan 4096-byte sektor fisik dengan 512-byte firmware disebut sebagai 512e Advanced Format, atau 512 drive emulasi.

 
 
Potensi daerah menggunakan kode 512-byte berbasis.
Penerjemahan format 4.096 byte fisik ke sebuah kenaikan 512-byte virtual adalah transparan kepada entitas mengakses hard disk drive. Membaca dan menulis perintah dikeluarkan untuk drive Advanced Format dalam format yang sama sebagai drive warisan. Namun, selama proses baca, drive Advanced Format drive beban sektor 4.096 byte seluruh berisi data 512-byte yang diminta ke memori terletak pada drive. Ekstrak firmware emulasi dan re-format data tertentu ke dalam sepotong 512-byte sebelum mengirim data ke host. Seluruh proses biasanya terjadi degradasi dengan sedikit atau tidak dalam kinerja.

 
Potensi urutan Advanced Format membaca 512e.
Proses terjemahan lebih rumit saat menulis data yang baik bukan kelipatan 4K atau tidak selaras dengan batas 4K. Dalam hal ini, hard drive harus membaca sektor 4.096 byte seluruh berisi data target ke dalam memori internal, mengintegrasikan data baru ke dalam data yang sebelumnya ada dan kemudian menulis ulang sektor 4.096 byte seluruh ke media disk. Operasi ini, dikenal sebagai read-memodifikasi-menulis (UMR), dapat memerlukan revolusi tambahan dari disk magnetik, mengakibatkan dampak kinerja dimengerti untuk pengguna sistem. Kinerja analisis yang dilakukan oleh IDEMA dan vendor hard drive menunjukkan bahwa sekitar lima sampai sepuluh persen dari semua operasi menulis dalam lingkungan bisnis PC pengguna biasa mungkin sejajar dan hukuman kinerja RMW terjadinya. 

 


Format 512e Potensi Lanjutan menulis urutan. Bila menggunakan drive Format Lanjutan dengan sistem operasi warisan, penting untuk menyetel kembali hard disk menggunakan software yang disediakan oleh produsen hard disk. Penataan kembali Disk diperlukan untuk menghindari kondisi yang menurunkan kinerja dikenal sebagai cluster mengangkangi mana partisi bergeser menyebabkan cluster filesystem untuk menjangkau sektor parsial disk fisik. Karena cluster untuk keselarasan sektor ditentukan saat membuat partisi harddisk, software penataan kembali digunakan "setelah" partisi disk. Hal ini dapat membantu mengurangi jumlah menulis teralign dihasilkan oleh ekosistem komputasi. Kegiatan lebih lanjut untuk membuat aplikasi siap untuk transisi ke teknologi Advanced Format sedang dipelopori oleh Komite Sektor data Panjang dan produsen hard disk drive



Bagaimana cara mengunakan perintah fdisk pada linux ?
 Sebelum saya menjelaskan bagaimana cara menggunakan perintah fdisk pada linux ada baiknya kita lihat pembahasan dibawah ini sekedar me-refresh dari pembahasan di atas

Aplikasi Pembuat Partisi ?
Dibawah ini beberapa contoh aplikasi yang dapat membuat partisi
  1. Fdisk, hampir di semua distro ada.
  2. Parted/QParted, saya melihatnya di Knoppix dan di ALinux, cukup bagus tetapi pada knoppix ada beberapa masalah yang cukup menjengkelkan dimana kita harus restart setelkah melakukan satu proses.
  3. Hardrake (Mandriva/Mandrake) dan YaST (SuSE)
Bagaimana Linux mengenali harddisk saya ???
    Dalam mengenali suatu device linux akan mengenalnya sebagai suatu file letaknya berada di bawah direktori /dev. Untuk dapat mempergunakan file yang ada dalam suatu device misalnya kita harus memount file tersebut ke suatau direktori baru dapat dipergunakan.
    Untuk harddisk jenisnya ada 3 macam yaitu, PATA  harddisk yang menggunakan slot IDE, SATA dan SCSI. Untuk Harddisk PATA akan dikenali sebagai berikut  :
  1. Primary Master ----> /dev/hda
  2. Primary Slave -----> /dev/hdb
  3. Secondary Master ----> /dev/hdc
  4. Secondary Slave ----> /dev/hdd
  5.  untuk partisi yang berada pada harddisk akan dinamakan dengan menambahkan angka di belakang sebagai contoh :
    1. Partisi Pertama Primary----> /dev/hda1
    2. Partisi Kedua Primary------> /dev/hda2
    3. Partisi Pertama Logical ------> /dev/hda5
    4. Partisi Kedua Logical ------> /dev/hda6
   Namun untuk partisi ini apabila pembuatan partisi tidak sesuai dengan urutan maka penamaannya juga akan berbeda. Untuk harddisk SATA dan SCSI akan dikenali sebagai device yang sama yaitu sebagai device SCSI, begitu juga dengan flash disk. Sebagai contoh :
  1. Harddisk pertama ---> /dev/sda
  2. Harddisk kedua ----> /dev/sdb
  3. Sedangkan untuk partisi di dalamnya akan dikenali sama seperti harddisk PATA yaitu dengan angka di belakangnya.
Apa syarat dalam membuat partisi di Linux ???
    Untuk dapat membuat partisi di linux ada beberapa syarat yang sebaiknya dipenuhi :

  1. Partisi yang akan dipartisi jangan sedang dalam keadaan terpakai atau sedang di mount.
  2. Partisi sebaiknya dibuat dengan besar cylinder yang berurutan, jadi sebelumnya jangan menghapus partisi di tengah. Hal ini bisa menghasilkan error bahkan dengan partition magic hal ini akan menjadi masalah.
  3. Partisi extended jangan ditempatkan di tengah tetapi di bagian paling belakang harddisk. Hal ini suka menjadi masalah karena partisi selanjutnya yang bisa kita buat hanya partisi primary hal ini menyebabakan keterbatasan dalam membuat partisi dalam jumlah banyak dan selain itu akan terjadi beberapa error.
Apa saja sih jenis partisi ???
Jenis partisi dibedakan menjadi 3, yaitu :

  1. Primary, yaitu jenis partisi yang utama dalam harddisk kita, primary ini bisa dikatakan sebagai satu-satunya jenis partisi di harddisk kita. Jumlah partisi jenis ini hanya sampai 4. Untuk windows dari pembuat Win 9x dia harus ditempatkan pada partisi primary ini.
  2. Extended, yaitu jenis partisi primary yang tidak bisa diisi data, partisi ini hanya bertindak sebagai wadah bagi partisi logical. Jumlah maksimal partisi ini hanya satu.
  3. Logical, yaitu partisi di dalam extended yang bisa diisi data. Partisi ini jumlahnya masih belum saya ketahui.
Menggunakan Perintah Fdisk di Linux
Untuk menggunakan fdisk tentunya anda harus login sebagai administrator.  Untuk itu anda login sebagai root (tetapi hal ini tidak disarankan), anda bisa login sebagai admin dari user biasa dengan menggunakan perintah su atau sudo.
Untuk memulai menggunakan fdisk tentunya anda harus tahu mengetahui susunan table partisi caranya dengan perintah  : 

# fdisk -l
Kalau anda sudah mengetahui partisi yang anda buat maka kita akan mulai membuat/mengubah partisi. Ketikan perintah berikut :
# fdisk [device]

contoh :
# fdisk /dev/hda

Maka akan muncul tampilan
The number of cylinders for this disk is set to 38166.
There is nothing wrong with that, but this is larger than 1024,
and could in certain setups cause problems with:
1) software that runs at boot time (e.g., old versions of LILO)
2) booting and partitioning software from other OSs
(e.g., DOS FDISK, OS/2 FDISK)

Command (m for help):
Maka semua perintah-perintah anda bisa lihat dengan mengetik m
 


Command (m for help): m
Command action
a toggle a bootable flag
b edit bsd disklabel
c toggle the dos compatibility flag
d delete a partition
l list known partition types
m print this menu
n add a new partition
o create a new empty DOS partition table
p print the partition table
q quit without saving changes
s create a new empty Sun disklabel
t change a partition's system id
u change display/entry units
v verify the partition table
w write table to disk and exit
x extra functionality (experts only)
Tetapi ada beberapa perintah yang penting :
p ---> Menampilkan partition table harddisk
m ----> Menampilkan perintah-perintah yang bisa dieksekusi
n ----> Memebuat partisi baru
d ----> Menghapus partisi
t ----> Mengganti tipe dari file system
l ----> Menampilkan jenis file system yang disupport Linux
q ----> Keluar tanpa menyimpan partition table
w ----> Menyimpan partition table dan keluar
 
Bagaimana Membuat partisi baru
Pada menu utama anda tulis n
Command (m for help): n
Command action
e extended
p primary partition (1-4)
 
Pilh jenis partisi p untuk primary dan e untuk extended, tampilan seperti di atas hanya muncul ketika harddisk yang anda partisi kosong. Dalam keadaan seperti ini sebaiknya anda membuat partisi primary dulu. sekarang diandaikan anda menekan p.
Partition number (1-4):
Maka ada pilihan nomor dari partition numbernya sebaiknya anda menulisnya berurutan.
First cylinder (1-3738, default 1):
 
Kemudian anda menentukan cylinder awal dari partisi yang akan anda buat. Sebaiknya anda enter saja maka secara otomatis ditempatkan pada cylinder paling awal dari partisi yang kosong.

Last cylinder or +size or +sizeM or +sizeK (1-3738, default 3738):
 


Kemudian anda disuruh untuk menentukan cylinder terakhir dari partisi yang anda buat, yaitu dengan menulis cylindernya atau besar partisinya. Kalau dengan cylinder anda tinggal menuliskan nomor cylindernya misalnya: 2000. Sedangkan dengan menulis besarnya dengan cara menulis tanda + di depan kemudian besarnya berapa kalau dalam byte anda tidak menambahkan apa-apa dibelakang, kalau dalam kilobyte tambahkan K dibelakang sedangkan apabila dalam megabyte tambahkan M dibelakang sebagai contoh : +100 = 100byte, +100K = 100Kbyte dan +1000M = 1000Mbyte. Tampilan partisi yang sudah dibuat dengan +1000M :

Device Boot Start End Blocks Id System
/dev/hda1 1 123 987966 83 Linux
 
Apabila anda sudah membuat partisi extended maka ketika anda membuat partisi maka pilihan menjadi primary dan logical.

Command (m for help): n
Command action
l logical (5 or over)
p primary partition (1-4)

Cara Mengganti type partisi
File system yang dibentuk secara default adalah ext3 oleh karena itu kita harus mengubah tipe dari file system yang kita gunakan. Untuk menggantinya gunakan t.
Partition number (1-5):
Anda disuruh memilih partisi yang akan diubah tipenya.
Hex code (type L to list codes):
 
Disini anda disuruh memilih tipe yang akan digunakan. Kalau anda tidak tahu anda bisa melihat tipe yang disupport oleh Linux dengan menulis L.
Sebagai contoh :
FAT 32 ---> b
extended ---> 5
ext3 ---> 83
swap ---> 82
 
Cara Menghapus Partisi ?
Untuk menghapus anda tulis "d".
Partition number (1-5):
 
Maka anda disuruh memilih partisi anda pilih dan partisi and asudah terhapus
Setelah melakukan semua proses
Ketika partisi sudah anda susun sedemikian rupa, hal ini belum diubah pada harddisk anda maka anda harus menyimpan settingan partisi anda dengan w pada menu utama atau kalau anda tidak jadi merubah maka anda tulis q. Dan setelah membuat partisi biasanya anda harus restart

Dibawah ini terdapat beberapa Pertayaan yang dapat di praktek mengenai pembahasan diatas:

1. Use dmesg to make a list of hard disk devices detected at boot-up.

Untuk menampilkan informasi perangkat hard disk yang terdeksi pada saat boot maka gunakan perintah seperti dibawah ini

  • pc-47@pc-47-desktop: dmesg | grep -i disk 
RAMDISK pada tampilan ini merupakan virtual disk karena saya bekerja pada VBOX untuk angka - angka pada RAMDISK seperti 0889d000 - 09033f10 itu merupakan alamat memory yang menjadi RAMDISK, RAMDISK adalah sebuah virtual yang sebenarnya memakai memory , untuk mengetahui apa itu grep perhatikan pembahasan dibawah ini
 Apa itu Perintah grep ?

grep adalah perintah-baris utilitas untuk mencari teks biasa set data untuk saluran yang cocok dengan ekspresi reguler . Grep pada awalnya dikembangkan untuk Unix sistem operasi, tetapi tersedia saat ini untuk semua mirip Unix sistem. Namanya berasal dari ed perintah g / re / p (global / ekspresi reguler / cetak)

    Sejarah

    Grep diciptakan oleh Ken Thompson sebagai aplikasi mandiri diadaptasi dari parser ekspresi reguler ia telah menulis untuk ed (yang juga dibuat). Dalam ed, g perintah / re / p akan mencetak semua baris yang cocok dengan kriteria yang ditetapkan sebelumnya . Tanggal pembuatan resmi grep yang diberikan sebagai 3 Maret 1973, dalam Manual untuk Versi Unix 4.

    Penggunaan

    Pencarian grep file ditentukan sebagai argumen, atau, jika hilang, program standard input . Secara default, itu laporan garis yang sesuai pada output standar , tapi mode khusus operasi dapat dipilih dengan pilihan baris perintah.
    Sebuah contoh sederhana dari penggunaan yang umum dari grep adalah berikut, yang akan mencari fruitlist.txt file untuk baris yang berisi teks apel string

    contoh 
    • pc-47@pc-47-desktop: grep apel fruitlist.txt
        
    Yang cocok disini ketika urutan spesifik karakter terdapat pada hard disk anda, misalnya, baris yang mengandung fruit atau aple dicetak terlepas dari batas kata. Namun, pola pencarian yang ditentukan sebagai argumen adalah kasus sensitif secara default, sehingga menampilkan output ini contoh yang tidak termasuk baris yang mengandung Apple (dengan modal A) kecuali mereka juga mengandung apel. Case-insensitive pencocokan terjadi ketika argumen opsi-i (mengabaikan kasus) diberikan.

    Beberapa nama file dapat ditentukan dalam daftar argumen. . Sebagai contoh, semua file yang memiliki ekstensi txt dalam direktori tertentu dapat dicari jika shell mendukung globbing dengan menggunakan tanda bintang sebagai bagian dari nama fil


    2. Use fdisk to find the total size of all hard disk devices on your system.




    3. Stop a virtual machine, add three virtual 1 gigabyte scsi hard disk devices and one
    virtual 400 megabyte ide hard disk device. If possible, also add another virtual 400
    megabyte ide disk.

    Untuk menambah virtual hard disk banyak cara menuju ke roma diantaranya dengan memakai desktop aplikasi manajement disk seperti Gnome Disk Utility, Gparted, KDisk Free dan lain lain, sedangkan aplikasi command line untuk manajement disk seperti df, fdisk, cfdisk dan lain lain
     Tetapi jika anda ingin menambahkan partisi pada VBOX, hal ini bisa dilakukan dengan setting os yang diinstal pada VBOX tersebut, untuk langkah - langkahnya seperti dibawah ini

    a. Pilih Seeting pada toolbar VBOX, setelah itu langkah kedua
     b. Setelah itu Pilih Storage, Pada SATA Controler Pilih Hard Disk dibawahnya setelah itu pilih add yang sudah terlingkar seperti pada gambar dibawah ini kemudian klik ok

     c. Pilih Create new disk


    d.Kemudian Pilih VDI (virtual disk image) setelah itu pilih next




    e. Kemudian Pilih Dinamic allocate setelah itu klik next


     f. Setelah itu masukan nama hard disk, dan tentukan kapasitas hard disk kemudian pilih next


     g. Setelah itu akan terlihat bahwa sebuah hard disk telah ditambah partisinya pada virtual box, jika tidak akan ditambah lagi partisinya kemudian klik ok



     4. Use dmesg to verify that all the new disks are properly detected at boot-up.

    Setelah partisi telah ditambah maka lihat kembali apakah partisi tersebut telah didetect oleh boot-up, untuk perintahnya gunakan fdisk -l | grep Disk
    • pc-47@pc-47-desktop: fdisk -l

    Disini terlihat bahwa Disk identifier (id) telah bertambah

    5. Verify that you can see the disk devices in /dev.

    Lihat kembali verify disk jika terdapat tambahan partisi


    Disini telah terlihat bahwa disk device telah bertambah partisinya yaitu /dev/sdb

    6. Verify that you can see the disk devices in /dev.